Banda Aceh – Universitas Syiah Kuala (USK) resmi menjalin kerja sama dengan Balai Diklat Keagamaan (BDK) Aceh dalam rangka peningkatan kompetensi Bahasa Inggris. Kesepakatan ini dituangkan dalam penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung di Kantor BDK Aceh pada Senin, 28 April 2025.
Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan BDK Aceh melalui program pelatihan Bahasa Inggris yang relevan dan disesuaikan dengan kebutuhan aktual. Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Kepala BDK Aceh, Dr. Qadriyah, M.Pd., dan Wakil Rektor I USK, Prof. Dr. Ir. Agussabti, M.Si., IPU.
Dalam sambutannya, Dr. Qadriyah menekankan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk mendukung transformasi pendidikan keagamaan di tengah tantangan global. “Kemampuan berbahasa Inggris kini menjadi hal mendasar dalam memperluas komunikasi internasional dan meningkatkan kapasitas diri,” ujarnya.
Ia berharap kerja sama ini dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan keagamaan di Aceh serta memperluas wawasan global para aparatur dan peserta pelatihan.
Sementara itu, Prof. Agussabti menegaskan komitmen USK dalam menyukseskan program ini melalui penyediaan tenaga pengajar berkualitas dan metode pembelajaran yang inovatif dan fleksibel. Ia juga menyampaikan bahwa inisiatif ini menjadi awal dari kerja sama yang lebih luas antara BDK Aceh dan USK dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten dan siap menghadapi tuntutan global.
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan dari BDK Aceh dan USK, Kepala UPT Bahasa USK, para pengelola, serta tamu undangan lainnya.

Comments are closed